krwtimes - Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kakanwil Ditjenpas) Jawa Barat, Kusnali menyampaikan sejumlah pesan penting dalam acara pisah sambut Kepala Lapas Kelas IIA Karawang pada Rabu (29/4/2026) di Kantor Lapas Karawang.
Dalam sambutannya, Kusnali menekankan pentingnya penguatan tata kelola pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan berdampak nyata bagi masyarakat, terlebih pasca transformasi kelembagaan yang kini memisahkan urusan imigrasi dan pemasyarakatan.
“Pemasyarakatan ke depan harus semakin fokus pada tugas dan fungsi, menghadirkan tata kelola yang profesional, akuntabel, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan, arah kebijakan tersebut sejalan dengan program pemerintah pusat, termasuk mendukung agenda prioritas nasional seperti pemberantasan peredaran narkoba dan praktik penipuan yang kerap terjadi di dalam lapas.
“Salah satu fokus utama yang harus kita perhatikan bersama adalah pemberantasan peredaran narkoba dan praktik penipuan di dalam lapas. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.
Menurutnya, lembaga pemasyarakatan tidak hanya berfungsi sebagai tempat pembinaan, tetapi juga harus mampu mencetak warga binaan yang produktif dan berdaya saing.
“Lapas harus menjadi tempat pembinaan yang optimal, sekaligus mendorong warga binaan agar produktif melalui berbagai program pemberdayaan, termasuk mendukung ketahanan pangan dan menghasilkan produk bernilai ekonomi,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Kusnali juga menyampaikan apresiasi kepada Christo Toar atas dedikasi dan kinerjanya selama memimpin Lapas Kelas IIA Karawang.
“Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Christo atas dedikasi, pengabdian, serta berbagai capaian dan inovasi yang telah membawa Lapas Karawang menjadi lebih baik,” ucapnya.
Ia pun mendoakan kesuksesan Christo dalam menjalankan tugas di tempat yang baru.
“Selamat bertugas di tempat yang baru, semoga sukses dan terus memberikan kontribusi terbaik,” tambahnya.
Sementara kepada Kalapas baru Ma’ruf Prasetyo Hadianto, Kusnali menyampaikan harapan besar agar mampu melanjutkan bahkan meningkatkan capaian yang telah diraih sebelumnya.
“Saya yakin Kalapas yang baru dapat melanjutkan dan meningkatkan capaian yang sudah ada. Harapan kami, Lapas Karawang bisa menjadi contoh dalam mendukung program pemerintah dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga menyoroti potensi Karawang yang dinilai strategis, termasuk dalam mendukung program ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan.
“Karawang memiliki potensi sumber daya yang baik. Ini bisa dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan, termasuk dalam program ketahanan pangan di lapas,” pungkasnya. (KT)


