Israel Pasang Spanduk Propaganda di RS Indonesia di Gaza, Kemlu RI Berang: Itu Penghinaan

Israel secara terang-terangan memasang spanduk propaganda, Roaring Lion di reruntuhan Rumah Sakit Indonesia di Gaza. Tindakan pasukan Israel memasang spanduk propaganda di reruntuhan Rumah Sakit Indonesia di Gaza memicu protes dari pihak RI. ©Instagram

krwtimes - Israel secara terang-terangan memasang spanduk propaganda, Roaring Lion di reruntuhan Rumah Sakit Indonesia di Gaza.

Sebelumnya, rumah sakit Indonesia di Gaza kerap menjadi sasaran serang pasukan Israel di Palestina.

Kini, ketika rumah sakit hanya tinggal reruntuhan, Israel justru memasang spanduk propaganda tanpa alasa yang jelas.

Tindakan pasukan Israel memasang spanduk propaganda di reruntuhan Rumah Sakit Indonesia di Gaza memicu protes dari pihak RI.

Kementerian Luar Negeri RI melalui pernyataan resminya mengutuk keras tindakan pasukan Israel ini.

"Indonesia mengutuk keras dan memprotes pemasangan spanduk Roaring Lion oleh pasukan Israel di atas reruntuhan Rumah Sakit Indonesia di Gaza," bunyi pernyataan Kemlu RI, dikutip pada Jumat 24 April 2026.

"Penggunaan simbol dan propaganda militer di atas reruntuhan rumah sakit yang hancur, terutama jika dikaitkan dengan operasi militer tertentu, merupakan tindakan yang sangat provokatif dan tidak dapat dibenarkan."

Kemlu menegaskan Rumah Sakit Indonesia adalah fasilitas sipil yang didedikasikan untuk menyediakan layanan medis bagi masyarakat Gaza, bukan untuk propaganda atau intimidasi militer.

"Tindakan ini merupakan penghinaan terhadap fasilitas kemanusiaan yang dibangun dari solidaritas rakyat Indonesia untuk rakyat Palestina," tuturnya.

Kemlu RI menegaskan rumah sakit dan semua fasilitas medis harus dihormati dan dilindungi berdasarkan hukum humaniter internasional.

"Indonesia menyerukan kepada Israel untuk menghentikan semua tindakan yang melanggar perlindungan infrastruktur sipil dan untuk memastikan pertanggungjawaban atas serangan terhadap fasilitas medis di Gaza," bunyi pernyataan Kemlu RI.

Rumah Sakit Indonesia luluh lantak setelah serangan militer Israel sejak Oktober 2023.

Bahkan Direktur Rumah Sakit Indonesia, dr. Marwan Al Sultan dilaporkan tewas karena serangan Israel ke kediamannya di Gaza pada Juli 2025. (KT)